Sistem dan informasi

Pendahuluan.

Di era globalisasi ini, informasi sangatlah penting, sebagai mana kita ketahui bagaimana pesat nya kemajuan di dalam bidang teknologi informasi, penting nya informasi. Setiap orang pasti membutuhkan informasi, informasi yang jelas, tepat, dan akurat. Di dalam informasi, pasti ada informasi yang baik dan buruk, benar dan salah, tergantung penyampaian informasi tersebut, dan bagai mana cara kita menangapinya. Agar informasi tersebut dapat kita peroleh dengan baik dan benar, dan tidak salah penggunaan nya, di dalam suatu informasi akan adanya suatu sistem, yang akan menjadikan informasi tersebut menjadi suatu informasi yang benar dan baik. Suatu sistem dalam informasi akan menyusun sumber-sumber dan komponen-komponen yang akan menjadikan informasi yang real (nyata). di bawah ini akan menjelaskan sedikit banyak tentang sistem dan informasi, serta keterkaitan keduanya.

Isi.

SISTEM.

Definisi sistem.

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.

Kata “sistem” banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.

Beberapa pengertian sistem di antaranya :

  1. Menurut Richard F. Neuschel mendefinisikan sistem sebagai berikut:

”Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan dikembangkan sesuai dengan suatu skema yang  terintegrasi untuk melaksanakan kegiatan utama dalam bisnis.”

  1. Menurut Fathansyah mendefinisikan sistem sebagai berikut:

“Sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi/tugas) yang saling berhubungan dan bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses/pekerjaan tertentu”.

Sumber : http://f123dynaonnya.wordpress.com/2010/07/11/pengertian-informasi/

 

 

Konsep Dasar Sistem.

Pengertian dan definisi sistem pada berbagai bidang berbeda-beda, tetapimeskipun istilah sistem yang digunakan bervariasi,semua sistem pada bidang-bidang tersebut mempunyai beberapa persyaratan umum, yaitu sistem harus mempunyai elemen, lingkungan, interaksi antar elemen, interaksi antara elemen dengan lingkungannya, dan yang terpenting adalah sistem harus mempunyai tujuan yang akan dicapai.

Berdasarkan persyaratan ini, sistem dapat didefinisikan sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainnya untuk suatu tujuan bersama.Kumpulan elemen terdiri dari manusia, mesin, prosedur, dokumen, data atau elemen lain yang terorganisir dari elemen-elemen tersebut. Elemen sistem disamping berhubungan satu sama lain, juga berhubungan dengan lingkungannya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

Terdapat beberapa definisi sistem yaitu :

Gordon B. Davis ( 1984 )

“ Sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran atau maksud “.

Raymond Mcleod (2001)

“ Sistem adalah himpunan dari unsur-unsur yang saling berkaitan sehingga membentuk suatu kesatuan yang utuh dan terpadu “.

Sumber : http://blackice89.blogspot.com/2007/12/konsep-dasar-sistem.html

Elemen dalam sistem.

Pada prinsipnya, setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:

  • Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.
  • Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
  • Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.
  • Lingkungan, tempat di mana sistem berada.

Elemen sistem.

Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem :

1. Tujuan

Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.

2. Masukan

Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).

3. Proses

Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.

4. Keluaran

Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.

5. Batas

Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.

6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik

Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.

7. Lingkungan

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

Jenis sistem.

Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:

  • Atas dasar keterbukaan:
    • sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
    • sistem tertutup.
  • Atas dasar komponen:
    • Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
    • Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem

Syarat-syarat sistem.

Klasifikasi sistem.

1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik.

Sistem abstrak (abstract system) adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep, misalnya sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan tuhan. Sedangkan sistem fisik (physical system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat, misalnya sistem komputer, sistem sekolah, sistem akuntansi dan sistem transportasi.

2. Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik.

Sistem deterministik (deterministic system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat, misalnya sistem komputer. Sedangkan sistem probabilistik (probabilistic system) adalah sistem yang tak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas, misalnya sistem arisan dan sistem sediaan, kebutuhan rata-rata dan waktu untuk memulihkan jumlah sediaan dapat ditentukan tetapi nilai yang tepat sesaat tidak dapat ditentukan dengan pasti.

3. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka.

Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak bertukar materi, informasi, atau energi dengan lingkungan, dengan kata lain sistem ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi. Sedangkan sistem terbuka (open system) adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya sistem perusahaan dagang.

4. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia.

Sistem Alamiah (natural system) adalah sistem yang terjadi karena alam, misalnya sistem tata surya. Sedangkan sistem buatan manusia (human made system) adalah sistem yang dibuat oleh manusia,misalnya sistem komputer.

5. Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks.

Berdasarkan tingkat kerumitannya, sistem dibedakan menjadi sistem sederhana (misalnya sepeda) dan sistem kompleks (misalnya otak manusia).

Sumber : http://blog.re.or.id/konsep-dasar-sistem-klasifikasi-sistem.htm

Karakteristik Sistem.

Sistem dapat diklasifikasikan dari berbagai sudut pandang diantaranya sebagai berikut :
1. Komponen Sistem ( Components).
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponem dari suatu sistem biasanya dikenal dengan subsistem. Subsistem ini mempunyai sifat-sifat dari sistem itu sendiri dalam menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

2. Batas Sistem.
Batas sistem (Boundry) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau lingkungan luarnya. Dengan adanya batas sistem ini maka sistem dapat membentuk suatu kesatuan, karena dengan batasan sistem ini fungsi dan tugas dari sub sistem yang satu dengan yang lainnya berbeda tetapi tetap saling berinteraksi.
3. Lingkungan Luar Sistem (Environtments).
Lingkungan luar (Envorontments) dari suatu sistem adalah apapun diluar dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut.
4. Penghubung Sistem (Interface).
Penghubung sistem (Interface) merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya.
5. Masukan Sistem (Input)
Masukan (Input) adalah suatu energi yang dimasukan kedalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (Maintenance Input) dan masukan signal (Signal Input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal Input adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.
6. Keluaran Sistem (Output)
Keluaran (Output) adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada suprasistem.

Sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu seperti elemen-elemen (elements), batasan system (boundary), lingkungan system (environments), penghubung (interface), masukan (input), pengolahan (process), keluaran (output), dan tujuan (goal).
Elemen-elemen system merupakan inti dari system yang saling berinteraksi atau bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Setiap elemen system memiliki sifat yang dapat memberikan pengaruh pada sebuah system. Setiap elemen system memiliki sifat yang mengalirkan sebuah sumber daya input kemudian melalui tranformasi dan menuju ke elemen output. Masukan terdiri dari semua arus berwujud (tangible) yang masuk ke dalam system di dan dan dampak tak berwujud (intangible) terhadap sistem. Keluaran terdiri dari semua arus keluar atau hasil, dan proses terdiri dari meotde yang digunakan untuk mengubah masukan menjadi keluaran.
Sumber : http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2045364-karakteristik-sistem/

Syarat -syarat sistem :

1.      Sistem harus di bentuk untuk menyelesaikan tujuan.

2.      Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.

3.      Adanya hubungan diantara elemen sistem.

4.      Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih penting daripada elemen sistem.

5.      Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.

Contoh:

1.      Ekosistem, adalah sistem ekologis (dikaji oleh bidang ilmu ekologi) yang terdiri dari perangkat biotik dan abiotik yang dapat menjamin keberlangsungan ekosistem tersebut.

2.      Sistem perbankan, bagian dari sistem keuangan (namun juga berdiri sendiri). Sistem perbankan dilengkapi dengan seperangkat aturan dan lembaga yang menjamin keberlangsungan sistem ini.

3.      Contoh lainnya adalah sistem pemerintahan, sistem perundang-undangan, sistem Pembagian, model, karakteristik dan hal lain yang berkaitan dengan sistem

Sumber : http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080922035313AAcnJte

Analisis dan desain sistem.

Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Terdapat banyak pendekatan untuk analisis sistem dan pada dasarnya semunya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memahami sistem yang rumit kemudian melakukan modifikasi dengan beberapa cara.

Hasil modifikasi dapat berupa subsistem baru, komponen baruatau serangkaian transformasi baru dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran sistem, untuk mengganti output, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.

Tahapan dalam menganalisis sistem :

1.      Definisikan masalahnya.

Bagian sistem yang mana yang tidak memuaskan ?. Apakah input telah mengalami perubahan bentuk, harga atau ketersediannya ?. Apakah output kurang memuaskan ?. Apa tujuan usaha analisis sistem ?.

2.   Pahami sistem tersebut dan buat definisinya.

Karena sistem mempunyai hirarki (terdapat subsistem di dalam sistem yang lebih besar) dan saling berhubungan dengan lingkungannya, maka akan sulit untuk dapat merumuskan secara tepat apa saja komponen sistem yang sedang dipelajari. Tindakan ini selanjutnya dapat diperinci lebih lanjut dengan mengajukan beberapa pertanyaan berikut untuk mendapatkan pemahaman tentang sistem.

a. Apa yang menjadi variabel-variabel (komponen sistem) ?

b. Bagaimana tiap variabel tersebut saling berhubungan dan juga dengan lingkungan?

c. Apa yang menjadi batasan sistem, yaitu dimana sistem akan berakhir serta apa rumusan pengembangannya ?

3. Alternatif apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan modifikasi sistem tersebut ?.

Pilihan apa saja yang tersedia untuk memperbaiki sistem, berapa biayanya serta apakah hal tersebut dapat diterapkan ?.

4. Pilih salah satu alternatif yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya.

5. Terapkan alternatif tersebut.

6. Jika memungkinkan harus mencoba mengevaluasikan dampak dari perubahan yang telah dilakukan terhadap sistem.

Berikut ini adalah beberapa dasar bagi teori sistem oleh para ahli :

 

No. Teori Sistem Umum Kepentingannya bagi disain sistem informasi
1. Komponen-komponen dari suatu sistem berinteraksi Gambarkan komponen-komponen dan hubungan antara mereka selama proses analisis
2. Sebuah sistem adalah suatu keseluruhan Yakinkan untuk merumuskan keseluruhan sistem sebelum menguji sub sistem
3. Sistem adalah pengejar tujuan (goal seeking) Apa tujuan sebuah sistem informasi ?
4. Sistem mempunyai masukan dan keluaran Tugas utama disain adalah untuk menentukan masukan dan keluaran
5. Sistem mengubah masukan untuk menghasilkan keluaran Satu tugas utama disain adalah menentukan pengolahan untuk membuat keluaran dari masukan
6. Sistem menunjukkan adanya entropi Pengolahan informasi adalah hal krisis bagi keberhasilan sebuah organisasi
7. Sistem harus dikendalikan Sistem informasi membantu mengendalikan organisasi; sistem informasi harus mempunyai umpan balik bagi unjuk kerja mereka serta harus dikendalikan
8. Sistem membentuk hirarki Disain sistem informasi merupakan tugas yang berhirarki, sistem terdiri dari hirarki subsistem
9. Sistem memperlihatkan adanya diferensiasi Sistem informasi mempunyai banyak bagian- bagian khusus
10. Sistem memperlihatkan adanya equifinality Ada banyak cara untuk mendisain sebuah sistem untuk mencapai sasaran yang dikehendaki

Sumber : http://kuliah.dinus.ac.id/ika/asi1.html

 

INFORMASI.

Definisi informasi.

Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.

Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.

Etimologi.

Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”.

Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat mempengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.

Istilah informasi.

Banyak orang menggunakan istilah “era informasi”, “masyarakat informasi,” dan teknologi informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun kata “informasi” sering dipakai tanpa pertimbangan yang cermat mengenai berbagai arti yang dimilikinya.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi

Beberapa pengertian informasi diantaranya:

  1. Menurut H.M. Yogianto dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur pengertian informasi sebagai berikut:

“informasi merupakan data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata serta terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan yang akan datang.”

  1. Gordon B. Davis dalam bukunya yang berjudul Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen memberikan pengertian informasi sebagai berikut:

”Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berguna dan nyata atau berupa nilai yang dapat dipahami dalam keputusan sekarang  maupun yang akan datang.”

Informasi yang berkualitas ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu :

  1. Akurat (Accurate)

Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan, jelas maksudnya karena pada saat penyampaian dari pengirim ke penerima kemungkinan terjadi banyak gangguan (noise) dapat mengubah atau merusak informasi.

  1. Tepat waktu (Timeliness)

Informasi datang ke penerima tidak boleh terlambat.

  1. Relevan (Relevance)

Informasi yang diterima harus bermanfaat.

  1. Lengkap

Informasi yang dibutuhkan semuanya tersedia dan tidak ada sedikitpun informasi yang tertinggal.

  1. Mengurangi ketidakpastian

Informasi yang diterima bisa memberikan kepastian dari beberapa kemungkinan yang ada.

Sumber : http://f123dynaonnya.wordpress.com/2010/07/11/pengertian-informasi/

Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.

Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.

Sumber : http://radensomad.com/pengertian-informasi-secara-bahasa.html

Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input – proses – output .

Data merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya

Kualitas informasi;
Tergantung dari 3 hal, yaitu informasi harus :
• Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan masudnya.
• Tetap pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.
• Relevan, berarti informasi tersebut menpunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.

Metode pengumpulan data / Informasi
1.  Pengamatan langsung
2.  Wawancara
3.  Perkiraan koserponden
4.  Daftar pertanyaan

Sumber : http://willis.comze.com/pengertian_informasi.html

Siklus Informasi.

Siklus informasi adalah gambaran secara umum mengenai proses terhadap data sehingga menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengguna. Informasi yang menghasilkan informasi berikutnya. Demikian seterusnya proses pengolahan data menjadi informasi.

Data merupakan bentuk mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data ditangkap sebagai input, diproses melalui suatu model membentuk informasi. Pemakai kemudian menerima informasi tersebut sebagai landasan untuk membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan operasional yang akan membuat sejumlah data baru. Data baru tersebut selanjutnya menjadi input pada proses berikutnya, begitu seterusnya sehingga membentuk suatu siklus informasi/Information Cycle.

Sumber : http://blog.re.or.id/siklus-informasi.htm

 

Sumber : http://www.google.co.id/imglanding?imgurl=http://ardiansyah5.tripod.com/bab2_files/image002.gif&imgrefurl=http://ardiansyah5.tripod.com/bab2.htm&h=303&w=399&sz=7&tbnid=8rRxTUm354gsxM:&tbnh=94&tbnw=124&prev=/images%3Fq%3DSiklus%2BInformasi.&zoom=1&q=Siklus+Informasi.&usg=__0FfmKCxGQxd3kLmgoW-1fQM4FfM%3D&sa=X&ei=-udjTYOsKM_rrQfWgtjFAg&ved=0CCIQ9QEwAw

Keterkaitan sistem dengan informasi.

Suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi dari pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi, merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, yang menghasilkan suatu informasi dan menjadikan informasi lebih tersruktur dan lebih akurat dengan adanya sistem pada informasi tersebut.

Kesimpulan.

Sistem dan informasi merupakan ikatan yang menjadikan suatu konsep pengetahuan, sistem merupakan penggerak informasi yang akan menjadikan informasi menjadi lebih efektif. Sistem dan informasi merupakan sistem yang menyediakan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari bagi kita semua yang mendapatkan informasi dari berbagai bentuk informasi.

Sumber :

http://blackice89.blogspot.com/2007/12/konsep-dasar-sistem.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem

http://blog.re.or.id/konsep-dasar-sistem-klasifikasi-sistem.htm

http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2045364-karakteristik-sistem/

http://kuliah.dinus.ac.id/ika/asi1.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi

http://blog.re.or.id/siklus-informasi.htm

http://www.google.co.id/imglanding?imgurl=http://ardiansyah5.tripod.com/bab2_files/image002.gif&imgrefurl=http://ardiansyah5.tripod.com/bab2.htm&h=303&w=399&sz=7&tbnid=8rRxTUm354gsxM:&tbnh=94&tbnw=124&prev=/images%3Fq%3DSiklus%2BInformasi.&zoom=1&q=Siklus+Informasi.&usg=__0FfmKCxGQxd3kLmgoW-1fQM4FfM%3D&sa=X&ei=-udjTYOsKM_rrQfWgtjFAg&ved=0CCIQ9QEwAw

http://f123dynaonnya.wordpress.com/2010/07/11/pengertian-informasi/

http://willis.comze.com/pengertian_informasi.html

http://radensomad.com/pengertian-informasi-secara-bahasa.html

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s